Anak Suka Gorengan? Waspadai Dampaknya

Pada dasarnya, semua orangtua pasti berusaha untuk menerapkan resep makanan sehat untuk semua makanan yang akan dikonsumsi anaknya. Baik dari bahan yang digunakan, maupun cara pengolahannya. Sayangnya, terlalu banyak ragam makanan yang beredar di sekitar sang anak seringkali membuat orangtua kesulitan memberikan makanan sehat pada anaknya. Sebab, banyak anak yang lebih memilih makanan yang dibeli dibandingkan dengan makanan sehat yang disiapkan oleh orangtua. Sementara itu, bagi orangtua sendiri, lebih memilih untuk menuruti keinginan anak daripada anak tidak makan.kentang goreng

Padahal, cara tersebut ternyata justru bisa berisiko buruk bagi kesehatan anak ke depannya, loh! Apalagi saat ini, hampir semua makanan yang beredar diolah dengan cara digoreng. Baik makanan utama maupun camilan.

Menurut situs cnnindonesia, kebiasaan mengonsumsi makanan yang digoreng akan meningkatkan risiko anak menderita penyumbatan pembuluh darah, stroke, atau serangan jantung ketika dewasa nanti. Hal ini dikarenakan kebiasaan makan tidak sehat sejak kecil, seperti yang diungkapkan oleh seorang pakar gizi dari Persatuan Dokter Gizi Klinik Indonesia, yaitu Fiastuti Witjaksono. Menurutnya, ketika anak sudah terbiasa mengonsumsi makanan yang digoreng, mereka cenderung akan menolak makan yang lainnya. Sebab, rasa gurih pada makanan tersebut lebih nikmat dibanduingkan makanan yang diolah dengan cara lain. Hal ini akan mempengaruhi selera makan anak hingga dewasa nanti.

Tidak hanya itu, dari segi kesehatan, lemak jenuh dari makanan goreng yang dikonsumsi akan berdampak pada meningkatnya kolesterol. Hal inilah yang menyebabkan risiko terjadinya penyumbatan darah semakin meningkat. Namun, dampaknya biasanya belum akan terlihat ketika masih anak-anak. Semakin dewasa nanti, sumbatan yang terjadi akan semakin banyak dan semakin parah. Pada saat itulah, dampak dari kebiasaan ini baru akan terlihat.

Sebenarnya, mengonsumsi makanan yang diolah dengan cara digoreng boleh saja, tetapi batasi konsumsinya. Selain itu, ada beberapa cara mengonsumsi gorengan tanpa takut kolesterol naik, misalnya hanya gunakan minyak yang bersih saat menggoreng. Terutama untuk makanan yang sudah mengandung lemak tak jenuh dalam kadar tinggi, ada baiknya hindari pengolahan dengan cara digoreng. Selain itu, imbangi pola makan dengan menu makanan sehat seperti buah dan sayur untuk menangkal berbagai zat dan hal yang dapat meningkatkan risiko terserang penyakit kritis. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *