lem

Mengatasi Alergi yang Muncul Pada Kulit Akibat Lem

Ada banyak sekali penyebab alergi yang muncul di kulit, salah satunya adalah akibat kandungan yang ada di dalam lem. Ya, lem kaca, lem kertaas, lem besi, maupun jenis lem lainnya yang sering dimanfaatkan untuk keseharian, ternyata bisa menimbulkan efek alergi. Memang, tidak semua orang akan mengalami masalah ini, tetapi tetap saja kamu harus waspada terhadap hal ini.

Alergi akibat lem atau perekat biasa disebut adhesive allergy. Situs verywellhealth.com memberikan informasi mengenai beberapa gejala seseorang mengalami alergi ini, yaitu:

  • Muncul rasa gatal
  • Kulit kemerahan
  • Terjadi pembengkakan

Alergi ini umumnya muncul ketika terjadi kontak antara kulit dengan perekat selama beberapa jam. Misalnya untuk perekat yang umum digunakan dalam kebutuhan kosmetik. Seperti perekat untuk pemasangan bulu mata palsu, atau sejenisnya. Namun jangan khawatir, gejala tersebut akan hilang setelah beberapa saat perekat dilepas. Jadi, tanpa penggunaan obat sekali pun, masalah alergi ini dapat hilang dengan sendirinya. Hanya saja, jika nanti kamu kembali menggunakan perekat tersebut, maka reaksi alergi akan kembali muncul.

Meskipun begitu, kamu tetap harus waspada terhadap efek alergi ini. Sebab, jika alergi ini muncul di area yang sensitif maka bukan tidak mungkin dampaknya akan lebih parah. Apalagi jika kamu tetap terus melanjutkan penggunaan perekat ini meskipun reaksi alergi muncul, karena merasa reaksi tersebut nantinya akan hilang sendiri.

Misalnya saja seperti penggunaan perekat pada bulu mata palsu seperti yang telah disebutkan di atas. Mata, merupakan area yang sangat sensitif. Alergi ini tidak hanya akan muncul pada bagian kulit mata saja, tetapi juga mempengaruhi kesehatan mata.

Situs bllashes.com menjelaskan penyebab yang paling sering muncul saat seseorang mengalami alergi perekat pada ekstensi bulu mata, yaitu karena kandungan cyanoacrylate yang merupakan kandungan utama dari lem tersebut. Zat ini memiliki sifat menempel pada area lembap yang ada di sekitarnya, dan mata adalah salah satunya. Akibatnya mata akan menjadi berair, bengkak, dan gatal. Dan efeknya bisa semakin parah, bahkan bisa mempengaruhi area tubuh lain seperti pernapasan, jika tidak ditangani dengan benar dan cepat.

Alergi, karena zat alergen apapun, bukanlah sebuah hal yang bisa diabaikan begitu saja. Jika kamu sudah tahu mengalami alergi terhadap hal tersebut, ada baiknya jika menghindarinya agar tidak menjadi masalah ke depannya. (Vita)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *