hipoglikemia

Waspada Hipoglikemia Pada Penderita Diabetes

Diabetes adalah kondisi di mana kadar gula penderitanya melebihi batas normal. Penyakit ini terjadi akibat tubuh tidak mampu menggunakan gula untuk diubah menjadi energi sehingga kadarnya meningkat dalam tubuh. Kondisi ini harus ditangani dengan tepat karena komplikasi yang terjadi pada penderita diabetes bisa sangat serius, bahkan menyebabkan kerusakan organ tubuh.

Namun meskipun diabetes terjadi karena tingginya kadar gula darah, ternyata penderitanya juga rentan mengalami hipoglikemia loh! Padahal hipoglikemia merupakan gangguan kesehatan yang terjadi ketika kadar gula dalam darah berada di bawah batas normal.

Loh, kok bisa ya? Berikut ini penjelasannya!

Hipoglikemia Pada Penderita Diabetes

Hipoglikemia umumnya terjadi pada penderita diabetes tipe 2, yaitu diabetes yang terjadi akibat adanya resistensi insulin. Insulin sendiri adalah hormon yang berfungsi untuk membantu glukosa masuk ke dalam sel untuk kemudian diubah menjadi energi. Namun pada penderita diabetes tipe 2, maka insulin tidak mampu bekerja secara normal.

Dalam proses pengobatannya, penderita diabetes tipe 2 harus mengubah pola hidupnya menjadi lebih sehat dan juga menyuntikkan insulin ke dalam tubuh. Kondisi ini berpotensi menyebabkan terjadinya hiperinsulinemia, yaitu kondisi di mana kadar insulin yang bersirkulasi dalam tubuh berlebih dibandingkan dengan kadar glukosa dalam darah.

Dalam kondisi hiperinsulinemia, risiko terjadinya hipoglikemia akan semakin besar ketika:

  • Penderita diabetes melakukan aktivitas fisik terlalu banyak sehingga kadar glukosa yang digunakan untuk energi keluar lebih banyak.
  • Penderita diabetes terlalu membatasi konsumsi glukosa melebihi dari yang disarankan dokter.
  • Penderita diabetes mengonsumsi obat-obatan lain untuk menurunkan kadar glukosa dalam darah.

Ketika hipoglikemia terjadi, penanganannya sebenarnya cukup sederhana jika masih dalam tahap awal, yaitu dengan mengonsumsi makanan atau minuman manis. Seperti air gula dan sebagainya. Namun, jika kondisinya sudah semakin parah maka penanganannya harus lebih intensi. Misalnya ketika penderita diabetes mengalami kehilangan kesadaran, kecemasan berlebih, dan sebagainya.

Untuk mencegah terjadinya hipoglikemia pada penderita diabetes, penderitanya harus sangat memerhatikan dosis dan waktu penyuntikkan insulin ke dalam tubuh. Pastikan untuk selalu mengikuti anjuran dari dokter. Begitu pula untuk pola makan dan aktivitas. Selain itu, ada baiknya jika penderita diabetes menyediakan alat untuk mengecek kadar glukosa dalam darah sehingga bisa selalu mengecek secara berkala.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.