Mengenal 3 Struktur Keselamatan Pada Alat Berat

Alat berat sering digunakan pada area-area berbahaya dan tidak stabil. Baik berbagai jenis alat berat untuk konstruksi maupun alat berat lainnya. Misalnya saja pada tumpukan puing, tanah, pinggiran tebing, dan sebagainya. Sudah cukup banyak kejadian di mana operator alat berat harus menjalani pengobatan serius akibat kecelakaan yang terjadi. Untuk mengurangi risiko akibat kecelakaan, perusahaan alat beratalat berat case melengkapi alat berat yang diproduksinya dengan berbagai fitur keselamatan. Seperti struktur atau kerangka pada kabin operator, yaitu:

  • ROPS

Rollover Protection System adalah perlindungan operator dari risiko yang terjadi pada saat alat berat terguling. Perlindungan ini diberikan dengan cara memperkuat kerangka kabin sehingga mampu menahan benturan yang terjadi. Untuk memastikan bahwa kerangka ini cukup kuat, akan dilakukan tes terlebih dahulu. Salah satunya adalah dengan sengaja menggulingkan alat berat pada sudut dan ketinggian tertentu untuk melihat seberapa besar dampak kerusakannya. ROPS saat ini diterapkan hampir pada seluruhalat berat.

  • FOPS

Falling Object Protection System yaitu perlindungan operator dari kemungkinan kabin tertimpa benda berat. Perlindungan ini dilakukan dengan memasang kerangka besi seperti kerangkeng pada bagian atas yang dikaitkan dengan kerangka ROPS. Pengecekan FOPS dilakukan dengan cara menjatuhkan benda berat ke atas alat berat. Selain dapat mengecek kualitas FOPS, pengecekan ini secara tidak langsung juga mengecek kualitas ROPS. FOPS umumnya ditemukan pada alat berat yang digunakan dalam perhutanan ataupun pertambangan, yaitu kegiatan yang sangat berisiko tinggi mengalami kejatuhan benda berat.

  • OPG

Occupant Protection Guard yaitu perlindungan pada sekitar area kabin yang berfungsi melindungi operator dari masuknya benda-benda berbahaya. Sama halnya dengan FOPS, OPG biasa ditemukan pada alat berat untuk perhutanan dan pertambangan. Berbentuk seperti kerangkeng yang dipasang pada bagian depan kaca kabin. Namun OPG ini bersifat opsional, artinya perusahaan pengguna alat berat boleh memasangnya dengan biaya tambahan ataupun tidak memasangnya pada alat berat yang digunakan.

Ketiga struktur atau sistem pengaman untuk operator alat berat di atas memang dapat memperkecil dampak risiko dari terjadinya kecelakaan. Namun hal yang tidak kalah pentingnya adalah kewaspadaan dari operator saat mengendalikan alat berat. Selain itu, pastikan bahwa alat berat hanya dioperasikan oleh operator yang sudah bersertifikasi dan sedang dalam kondisi yang siap. (Vita)

1 thought on “Mengenal 3 Struktur Keselamatan Pada Alat Berat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *