Beton terbuat dari campuran air, semen, dan agregat seperti pasir. Untuk membuat beton yang berkualitas, Anda harus memastikan bahwa seluruh bahan campuran ini memiliki perbandingan takaran yang tepat.
Lalu, bagaimana ya jika seandainya Anda membuat kesalahan dalam perbandingan takarannya? Berikut ini adalah beberapa dampaknya:
1. Struktur Bangunan Lemah
Dampak paling utama ketika takaran yang digunakan tidak tepat adalah menyebabkan struktur bangunan yang menggunakan beton menjadi lemah. Jika takaran semen terlalu sedikit dapat menyebabkan penurunan daya ikat, sehingga mudah retak. Jika takaran air terlalu banyak, maka daya rekatnya akan berkurang, sehingga beton menjadi rapuh. Sementara ketika takaran agregat yang salah, akan menyebabkan penurunan pada kekuatan beton.
2. Mempercepat Kerusakan
Berbagai dampak yang telah disebutkan di atas, akan menyebabkan beton menjadi lebih mudah mengalami kerusakan. Bahkan, tanpa adanya pemicu sekali pun, beton bisa saja rusak. Apalagi ketika ada pemicunya, seperti gempa bumi. Tidak hanya itu, beton juga menjadi lebih mudah keropos karena semua material sulit tercampur dengan sempurna.
3. Terjadinya Bleeding
Bleeding pada beton adalah proses naiknya air ke permukaan beton saat sedang pengeringan. Penyebabnya karena beton mulai mengeras dan memadat, sehingga air mulai naik ke permukaan. Ketika takaran air saat pencampuran terlalu banyak, proses bleeding ini akan menyebabkan penurunan kekuatan beton.
4. Terjadinya Segregasi
Segregasi pada beton adalah ketika semua material pencampur tidak dapat menyatu dengan sempurna, salah satunya karena takaran yang tidak tepat. Ketika kondisi ini terjadi, tentunya akan menyebabkan penurunan kualitas struktur beton karena material dengan massa jenis yang berat bisa turun dan mengendap, sementara material dengan massa jenis yang ringan akan naik ke permukaan.
Untuk menghasilkan beton yang berkualitas, kokoh, dan awet, memastikan takaran dibuat sesuai aturan sangatlah penting. Namun, jika Anda merasa kesulitan untuk menentukan takarannya, Anda bisa menggunakan beton instan. Beton tersebut dapat digunakan dengan sangat mudah, karena Anda hanya perlu mencampurkannya dengan air sesuai takaran yang telah ditentukan. Proses pencampurannya juga sangat mudah dibandingkan jika Anda membeli material satuan dan menakar semuanya secara manual.






