Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Vitiligo dan Albino

Anda mungkin sudah sering mendengar tentang penyakit albino yang menyebabkan masalah pada warna kulit. Atau mungkin Anda sudah mencari tahu tentang penyakit ini, mengingat aklbino bisa berkembang menjadi penyakit kritis seperti kanker kulit. Harapannya, dengan mengetahui penyakit ini lebih dalam, Anda bisa mencegah penyakit ini menyerang anggota keluarga Anda. Sebab, selain memengaruhi penampilan, seseorang dengan riwayat penyakit ini akan sulit memiliki polis asuransi jiwa terbaik untuk melindungi dirinya secara finansial.vitiligo

Namun, apakah semua orang yang memiliki masalah pada warna kulit adalah albino? Ternyata tidak, loh! Sebab, ada satu penyakit lain yang juga menyerang pigmen penghasil warna kulit, yaitu vitiligo. Lalu, apa sajakah perbedaannya? Berikut ini adalah penjelasannya.

Baik albino maupun vitiligo, keduanya sama-sama merupakan masalah pada pigmen melanin. Pigmen ini adalah pigmen yang berfungsi untuk menentukan warna kulit, mata, dan juga rambut. Hanya saja, albino terjadi sejak lahir. Artinya, kelainan produksi pigmen melanin pada penderita albino sudah terjadi sejak awal. Itulah sebabnya, penderita albino sudah memiliki warna kulit yang berbeda sejak lahir dan banyak yang masih mempertanyakan bisakah penyakit albino dicegah? Sementara itu, vitiligo terjadi pada saat penderitanya telah dewasa. Umumnya, sebelum penderitanya berusia 20 tahun. Pada penderita vitiligo, sel-sel yang memproduksi pigmen melanin berhenti bekerja sehingga menyebabkan munculnya bercak putih pada kulit.

Banyak orang yang mengira bahwa penderita albino pasti memiliki kulit dan rambut berwarna putih. Namun kenyataannya, ada beberapa penderitanya yang memiliki kulit dan rambut berwarna cokelat. Sementara itu, pada penderita viriligo, perubahan warna kulit akan bebentuk seperti bercak yang memiliki warna lebih muda daripada warna kulit normal. Mengenai jumlah bercaknya, akan bergantung pada tingkat keparahan dari vitiligo yang diderita. Semakin parah, maka bercak ini akan semakin banyak.

Meskipun berbeda, ada beberapa dampak serupa yang dialami oleh pendderita vitiligo maupun albino, yaitu meningkatnya sensitifitas kulit terhadap sinar matahari. Itulah sebabnya, bagi Anda yang menderita salah satu masalah kulit ini, sebaiknya hindari aktivitas di luar ruangan. Atau, konsultasikan pada dokter agar aman saat harus beraktivitas di luar ruangan. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *