Penyebab Sepatu Kulit Sering Mengelupas

Sepatu ataupun sandal dengan bahan kulit seringkali menjadi pilihan para pria saat mencari alas kaki. Baik kulit imitasi yang terbuat dari bahan sistetis, ataupun sandal kulit pria branded yang sudah pasti harganya mahal. Biasanya, mereka akan memilih bahan yang sesuai dengan budget mereka. Sebab, perbedaan harga antara kulit imitasi dengan kulit branded cukup jauh.sepatu kulit

Namun, ada satu hal yang sering dialami oleh para pengguna sepatu atau sandal berbahan kulit, yaitu kulit yang retak hingga akhirnya mengelupas. Jika sudah begini, alas kaki tersebut tentu tidak akan enak dilihat, kan? Nah, supaya masalah ini dapat teratasi, Anda sebaiknya tahu penyebab dari mengelupasnya kulit sepatu berikut ini:

  • Sinar UV atau sinar matahari

Alas kaki berbahan kulit memiliki kelembaban yang harus terjaga. Sayangnya, paparan sinar matahari membuat kelembaban tersebut menjadi berkurang dan akhirnya kering. Hal inilah yang menyebabkan kulit pada alas kaki tersebut menjadi retak dan akhirnya mengelupas. Namun, menghindari sepatu dari panas terik matahari mungkin sulit untuk dilakukan. Karena tidak mungkin kan Anda tidak pergi kemana-mana saat sedang panas terik? Meskipun begitu, Anda bisa sedikit mengurangi risikonya dengan menyimpan sepatu di tempat yang tidak terkena panas terik matahari.

  • Suhu lembab

Meskipun kulit pada alas kaki tersebut membutuhkan kelembaban, tetapi bukan berarti aman jika disimpan ditempat dengan kelembaban yang terlalu tinggi. Ada baiknya, jika Anda menyimpan sepatu di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik dan suhu kelembaban yang normal, tidak terlalu tinggi ataupun rendah. Hindari menyimpan sepatu dalam plastik tertutup karena akan mempercepat kerusakan.

  • Goresan

Untuk masalah ini, sebenarnya agak cukup sulit dicegah, khususnya ketika sepatu sedang digunakan. Namun, Anda bisa mencegahnya saat menyimpan sepatu. Misalnya, simpan sepatu di kardus atau rak sepatu tanpa menumpuknya. Sebab, pada saat Anda menumpuk sepatu, maka pasti akan ada bagian yang tertekuk sehingga meningkatkan risiko munculnya retakan. Selain itu, menumpuk sepatu juga meningkatkan kemungkinan sepatu mengalami goresan.

Mungkin Anda berpikir, jika sepatu berbahan kulit imitasi dan asli sama-sama bisa mengalami pengelupasan, untuk apa beli yang asli? Memang, keduanya bisa mengalami masalah ini. Namun, kulit asli memiliki usia pakai yang lebih lama, dan lebih aman dari risiko pengelupasan dibandingkan dengan imitasi. Jadi, dari segi kualitas, jelas jauh lebih baik sepatu kulit asli dibandingkan dengan imitasi. Jika memang sepatu kulit sudah terlanjur mengelupas, maka coba bawalah ke tempat reparasi sepatu untuk diperbaiki kembali. Selain memperbaiki sepatu kulit yang mengelupas, tempat reparasi biasanya juga bisa mengatasi sepatu yang kekecilan, warna sepatu yang pudar, dan lain-lain. Semoga bermanfaat! (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *