Fakta Penting Asuransi Penyakit Kritis

Setiap perusahaan asuransi selalu berusaha memberikan layanan yang terbaik untuk paara nasabahnya. Misalnya melalui penawaran berbagai produk dengan benefit yang berbeda sehingga nasabah bisa memilih sesuai dengan kebutuhannya. Seperti asuransi kesehatan penyakit kritis yang bertujuan untuk melindungi keuangan nasabah dari risiko penyakit kritis.penyakit kritis

Sayangnya, masih cukup banyak orang yang salah paham dengan produk ini hingga seringkali merasa perusahaan menipu karena klaim tidak cair. Padahal sebenarnya tidak begitu, loh! Nah, supaya Anda tidak merasa “ditipu” oleh produk ini, ada baiknya jika mengetahui beberapa fakta mengenai asuransi ini:

  • Berbeda dengan asuransi kesehatan

Meskipun sama-sama disebut asuransi kesehatan dan menanggung biaya berobat, kenyataannya kedua produk tersebut tidaklah sama. Asuransi kesehatan adalah asuransi yang akan menanggung biaya pengobatan Anda selama masih sesuai plan. Sementara asuransi kesehatan penyakit kritis adalah asuransi yang hanya menanggung biaya berobat penyakit Anda yang tergolong dalam kondisi kritis.

  • Biasanya adalah rider (asuransi tambahan)

Asuransi ini umumnya tidak berdiri sendiri dan menjadi asuransi tambahan pada produk asuransi jiwa. Artinya, Anda harus membeli polis asuransi jiwa terlebih dahulu barulah bisa membeli polis asuransi ini.

  • Hanya menanggung beberapa penyakit dengan kondisi tertentu

Nah, ini adalah fakta yang paling penting, yaitu penyakit yang akan ditanggung oleh asuransi ini. Pertama, Anda harus mengetahui daftar penyakit yang akan ditanggung. Pada asuransi kesehatan, biasanya yang disebutkan adalah kondisi atau penyakit yang tidak termasuk pertanggungan. Sementara pada polis asuransi ini, yang dicantumkan adalah daftar penyakit yang ditanggung oleh perusahaan asuransi. Ada yang 40 jenis penyakit, 50, 100, atau bahkan lebih. Namun, Anda tidak boleh hanya fokus pada nama penyakitnya saja, tetapi juga pada kondisi penyakit yang ditanggung.

Yap, kenyataannya tidak ada satupun penyakit yang bisa disebut penyakit kritis, tetapi kondisi pasienlah yang kritis akibat suatu penyakit. Maksudnya, asuransi ini tidak akan memberi pertanggungan pada pemegang polis kecuali penyakit yang diderita sudah masuk ke dalam status kritis. Misalnya, pada penyakit kanker yang mengenal istilah stadium untuk menyatakan tingkat keparahan penyakit, sudah mencapai stadium 4 atau stadium akhir. Artinya, ketika Anda menderita kanker tetapi baru masuk stadium 1 atau 2, uang pertanggungan tidak akan cair.

Lalu, apakah itu artinya perusahaan asuransi menipu? Tentu saja tidak, karena namanya saja asuransi penyakit kritis yang berarti asuransi ini hanya menanggung penyakit saat sudah dalam kondisi kritis. Selain itu, semua syarat dan ketentuan tercantum dalam polis. Namun, ika Anda merasa ada kalimat dalam polis yang kurang bisa dipahami, Anda bisa bertanya lebih lanjut ke agen asuransi agar bisa mendapatkan penjelasan detail sehingga tidak merasa dirugikan. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *