Review Movie: Five Minutes to Tomorrow

Kemaren lagi nyari-nyari film pakai paket internet murah dan cepat, terus nemuin film ini. Awalnya sih nggak begitu tertarik baca sinopsisnya, abis kayak cerita romance standar. Tapi, berhubung lagi bingung pengen nonton apa, jadi ya ditonton aja deh.Dan ternyata, ceritanya jauh lebih rumit daripada sinopsinya, lho.

Nah, kita langsung mulai aja yah.

Ryo adalah seorang laki-laki Jepang yang tinggal di China dan berprofesi sebagai tukang reparasi jam. Saat waktu luang, Ryo sering menghabiskan waktunya untuk Review Movie Five Minutes to Tomorrowberenang. Di saat itulah, ia bertemu dengan seorang gadis China yang menarik perhatiannya, bernama RuoLan. Namun karena sifatnya yang tertutup, Ryo tidak mengajak RuoLan mengobrol, hingga akhirnya RuoLan lah yang menyapanya duluan. Tidak hanya itu saja, RuoLan juga mengajak Ryo untuk menemaninya mencari hadiah untuk saudaranya. Karena merasa cocok, keduanya pun berjanji untuk bertemu lagi suatu saat.

Suatu hari RuoLan datang ke tempat kerja Ryo dan mengajaknya makan di sebuah restoran mewah. Tiba-tiba RuoLan meminta izin pada Ryo untuk ke toilet sebentar. Namun, saat kembali RuoLan menggunakan pakaian yang berbeda. Ryo tidak menyadarinya sampai tiba-tiba seorang gadis yang berwajah sama dengan RuoLan duduk di sampingnya dengan mengenakan pakaian yang sama seperti tadi sebelum RuoLan ke toilet. Saat itu Ryo baru mengetahui bahwa ternyata RuoLan memiliki saudara kembar identik, bernama RuoMei yang berprofesi sebagai model terkenal. Di malam itu juga, RuoLan berkenalan dengan Tianlun yang merupakan tunangan RuoMei.

Mereka berempat akhirnya berkumpul di rumah twins dan mengobrol bersama. Tiba-tiba RuMei menanyakan satu pertanyaan pada Tianlun, yaitu “Kalau RuoLan dan RuoMei menggunakan pakaian yang sama, apa dia akan bisa membedakannya?”. Tianlun pun menjawab, “Caranya mudah, cukup menanyakan suatu cerita yang hanya mereka berdua ketahui”. Akan tetapi, RuoMei justru mengatakan bahwa tidak pernah ada rahasia antara dia dan RuoLan. Hal sekecil apapun, pasti akan tetapi mereka ceritakan.

Suatu hari, RuoLan datang mengajak Ryo nonton. Sayangnya, ketika Ryo sedang membeli minuman, banyak penggemar RuoMei yang salah mengenali RuoLan dan mengelilinginya. Tianlun yang kebetulan tanpa sengaja melihat, memutuskan untuk membawa RuoLan pergi.

Namun, ternyata Tianlun juga salah mengenali RuoLan sebagai RuoMei. Dia membelikan sebuah hadiah yang seharusnya untuk RuoMei kepada RuoLan, dan kemudian mengantarkan RuoLan pulang.

Suatu hari, RuoLan mengirimkan surat pada Ryo, mengatakan bahwa ia dan RuoMei akan pergi ke luar negeri untuk berlibur. RuoLan sesekali mngirimkan surat disertai dengan fotonya bersama RuoMei selama liburan. Sayangnya, dalam liburan tersebut terjadi sebuah musibah yang menyebabkan salah satu di antara mereka meninggal, sementara yang satunya selamat namun dalam kondisi tidak sadar.

Ketika akhirnya sadar, ia sudah berada di China dan baik Ryo maupun Tailun berada disampingnya, karena mereka tidak tahu apakah RuoLan ataukah RuoMei yang selamat. Hanya saja, ketika ia membuka mata dan langsung melihat ke arah Tailun, mereka yakin bahwa RuoMei lah yang selamat, dan RuoLan yang meninggal dalam musibah tersebut.

Namun, ternyata masalah tidak berhenti sampai disitu. Sejak kecelakaan itu, sifat dan sikap RuoMei menjadi berubah. Bahkan, ia terkadang merupakan beberapa hal yang dilakukannya bersama Tailun sebelum pergi berlibur. Hal ini membuat Tailun ragu, apakah benar RuoMei yang selamat, ataukah sebenarnya RuoLan yang selamat? Untuk meyakinkannya, Tailun meminta bantuan Ryo untuk mencari tahu dengan cara bertemu dengan RuoMei.

Saat pertama kali bertemu dengan RuoMei, dan mengobrol dengannya Ryo yakin bahwa gadis itu adalah RuoMei. Namun, keanehan pada RuoMei ini semakin terlihat.

Lalu, siapakah sebenarnya gadis yang selamat? Apakah benar RuoMei, ataukah RuoLan yang selamat?

Penasaran? Silakan ditonton yah.

Cerita dalam film ini sejujurnya sangat menarik, sayangnya beberapa situs yang memuat sinopsis singkatnya yang bikin jadi terkesan cerita yang umum. Maksudnya, laki-laki ketemu perempuan, terus jatuh cinta. Padahal, ada kisah lain di dalamnya dan kisah inilah yang menjadi inti klimaks dari film ini. Film ini juga sangat pas untuk ditonton oleh orangtua yang memiliki anak kembar identik, atau untuk kalian yang memiliki saudara kembar identik.

Hal kedua yang disayangkan dari film ini yaitu suasananya yang terkesan datar. Bahkan ketika masuk ke inti klimaks pun, suasananya pun terkesan datar, jadi agak sedikit membosankan.

Tapi salut untuk Haruma Miura,sebab demi film ini dia rela loh belajar bahasa mandari dulu supaya bisa ngomong langsung tanpa perlu dubber.

Oke, untuk nilai film ini aku kasih 7/10. Kebantu dari jalan ceritanya yang nggak biasa, makanya aku kasih nilai lumayan.

Leave a Reply