Review JDorama: Sukina Hito Ga Iru Koto

Untuk yang pernah menonton film live action Yamazaki Kento yang berjudul Heroine, pasti sudah tahu dong bagaimana chemistry yang tercipta di antara keduanya? Nah, untuk kamu yang kangen melihat mereka lagi, belum lama ini ada dorama yang kembali menyatukan mereka sebagai pasangan. Nah, daripada penasaran mending baca dulu review-nya dan kemudian siapkan kuota internet kabel di rumahmu untuk streaming dorama ini.

Judul dorama ini yaitu, Sukina Hito Ga Iru Koto, atau kalau judul Bahasa Inggrisnya sih “A Girl and Three Sweetheart” (agak nggak nyambung sih dengan artian dari judul Bahasa Jepangnya, tapi ya sudahlah). :p

Oke, langsung mulai review-nya dengan sinopsis terlebih dahulu ya:

Sukina Hito GaIru Kito

Misaki Sakurai (Mirei Kiritani) adalah seorang gadis yang bercita-cita menjadi seorang pattisier dan membuka usahanya sendiri. Karena terlalu fokus mewujudkan impiannya, Misaki sampai tidak pernah memikirkan tentang pacaran. Hingga suatu hari, Misaki dipecat dari pekerjaannya. Saat itulah Misaki bertemu dengan cinta pertamanya di sekolah, yaitu Chiaki Shibasaki (Shohei Miura). Chiaki menawarkan pekerjaan paruh waktu selama musim panas pada Misaki di restoran miliknya, secara otomatis Misakipun menerima tawaran ini. Namun, karena lokasinya yang cukup jauh sehingga selama bekerja Misaki akan tinggal di rumah Chiaki. Hal ini membuat Misaki bertekad, bahwa pada musim panas ini, dia harus berciuman dengan seorang cowok. Dan tentu saja, Chiaki lah yang menjadi incaran Misaki.

Hal yang tidak diketahui oleh Misaki yaitu, Chiaki tinggal bersama 2 adiknya, yaitu Kanata Shibasaki (Yamazaki Kento) yang bertindak sebagai chef satu-satunya di restoran tersebut, dan Toma Shibasaki (Shuhei Nomura) yang saat itu masih kuliah. Pada awalnya, sikap Kanata sangat dingin pada Misaki. Bahkan, Misaki dilarang masuk ke dalam dapur miliknya. Namun, perlahan-lahan Kanata justru merasa jatuh cinta pada Misaki. Sementara, Misaki mencintai Chiaki, yang merupakan cinta pertamanya.

Review

Sebenarnya, ending ceritanya mungkin sudah bisa ditebak dari awal cerita. Akan tetapi, konflik-konflik yang ada dalam film ini tidak hanya seputar romance saja. Dalam dorama ini kita akan diajarkan bagaimana pentingnya keluarga di atas segalanya. Seberapa besar rasa sayang Chiaki pada kedua adiknya hingga rela melakukan dan mengorbankan apapun demi kebahagiaan adiknya. Konflik yang terjadi akibat kesalahpahaman hingga menimbulkan rasa iri, namun diselesaikan dengan cara yang dewasa.

Meskipun tanpa hadirnya tokoh antagonis yang berperan cukup penting dalam dorama ini, namun berhasil membuat dorama ini memiliki kisah yang sangat menarik dan akan sangat sayang jika dilewatkan.

Sayangnya, justru episode terakhir dalam dorama ini yang terasa kurang seru. Soalnya, semua masalah yang menjadi konflik akhir dalam dorama ini sudah dapat ditebak dari scene ending satu episode sebelum episode terakhir. Jadi kayak ngerasa episode terakhir nggak terlalu penting buat ditonton.

Untuk dorama ini, aku kasih rate 8/10 (Walaupun endingnya nggak terlalu menarik, tapi secara keseluruhan dorama ini bagus dan memiliki makna. Jadi aku kasih rate cukup tinggi.) 🙂

(Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *