Review JDorama : Liar Game

Apa yang akan kamu lakukan ketika pulang kerja dan menemukan satu koper uang senilai 1 juta yen (atau senilai 100juta Rupiah lebih), ada di depan pintu Available Apartment in Jakarta yang menjadi tempat tinggalmu? Hmm… pasti kamu akan berpikir, uang siapakah ini? Apa maksudnya meletakkannya di depan pintu apartemenmu? Yap, inilah yang dirasakan oleh Kanzaki Nao (Erika Toda) dalam dorama Liar Game. Koper dengan sejumlah uang tiba-tiba berada di depan pintu tempat tinggalnya, dengan sebuah kartu yang berisikan bahwa ia terpilih menjadi peserta dalam sebuah permainan bernama Liar Game. Dalam koper tersebut juga diberikas sebuah CD yang berisi aturan permainan.Review JDorama Liar Game

Setiap peserta akan diberikan uang dengan jumlah yang sama (1juta yen) dan wajib untuk menjaga atau menyimpannya hingga batas waktu yang telah ditentukan. Pada awal permainan, setiap peserta akan diberikan lawan (peserta lain). Mereka boleh melakukan apapun untuk mengambil uang yang dimiliki lawannya tersebut, atau diam dan tidak melakukan apapun yang artinya jumlah uang akan tetap sama (1 juta yen). Ketika waktu permainan awal tersebut telah habis, tim dari penyelenggara Liar Game akan datang dan menghitung jumlah uang yang dimiliki oleh peserta. Siapa yang berhasil mempertahankan uangnya atau berhasil mengambil alih uang milik lawannya, akan menjadi pemenang dan boleh melanjutkan ke tahap selanjutnya. Sementara, pihak yang kalah wajib untuk mengembalikan uang pada pihak penyelenggara sejumlah 1juta yen.

Kanzaki Nao, adalah seorang gadis yang sangat polos dan jujur. Ketika menemukan koper tersebut dia merasa ketakutan dan memilih untuk mengurung dirinya di kamar. Namun, tentunya tidak mungkin dia bersembunyi terus menerus. Saat melihat kartu petunjuk siapa orang yang menjadi lawannya, Nao tiba-tiba saja merasa tenang. Sebab, lawannya adalah mantan gurunya sendiri yang dia percaya tidak akan menipunya. Nao pun memutuskan untuk menitipkan uang miliknya pada gurunya tersebut, karena takut menyimpannya sendiri.

Sayangnya, hal tersebut justru membuat Nao terjebak dalam suatu masalah besar, karena sang guru ternyata justru menipunya. Dalam keputus asaannya, Nao diberi saran untuk meminta bantuan pada seorang penipu profesional yang baru saja akan keluar dari penjara, bernama  Akiyama Shinichi. Pada awalnya Akiyama menolak untuk membantu Nao, akan tetapi melihat Nao yang benar-benar membutuhkan bantuan, Akiyama akhirnya memutuskan untuk membantunya.

Dengan kepandaiannya dalam menipu, Akiyama pun akhirnya berhasil mendapatkan kembali uang Nao. Akiyama memperingatkan Nao agar tidak lagi terlibat dalam permainan, dan memutuskan untuk mengembalikan uang tersebut pada dealer (pihak penyelenggara). Nao pun menyetujui saran tersebut. Sayangnya, tidak semudah itu bagi Nao untuk keluar dalam permainan ini. Nao pun kembali terjebak untuk melanjutkan permainan, dan sama seperti peraturan sebelumnya peserta yang kalah harus mengembalikan uang sejumlah 1juta yen. Akiyama pun terpaksa harus terlibat lagi untuk melindungi Nao menghadapi tipuan peserta lain agar dapat keluar dengan selamat dari permainan ini. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *