Perubahan Warna Oli Mesin Mobil

Setiap mobil pasti membutuhkan perawatan dasar seperti ganti oli secara rutin. Walaupun mobil Anda menggunakan oli mobil terbaik sekalipun, perawatan ini tetap saja perlu untuk dilakukan. Biasanya, seseorang akan mengganti oli pada saat mobil sudah mencapai jarak tempuh tertentu ataupun saat sudah melewati batas waktu tertentu. Namun, ada juga yang menggantinya saat tanda mobil membutuhkan penggantian oli mulai muncul.

Sebenarnya, mengganti oli dengan kondisi yang telah disebutkan sebelumnya adalah hal yang tepat untuk dilakukan, demi keamanan mesin mobil. Namun, ada cara lain yang bisa Anda lakukan, yaitu langsung memeriksa bagaimana kondisi warna oli mobil. Yap, oli mesin yang digunakan semakin lama pasti akaPerubahan Warna Oli Mesin Mobiln mengalami perubahan warna. Dan, perubahan warna pada oli mesin mobil ini berkaitan dengan kualitas oli saat ini. Berikut ini adalah penjelasannya:

  • Kuning

Warna ini menandakan oli masih dalam kondisi sangat baru. Tingkat kekentalannya juga cenderung masih cukup tinggi. Karena masih baru, oli ini masih memiliki kualitas yang baik. Warna oli ini juga bisa menjadi sebuah tanda bahwa oli ini masih baru, bukan oli bekas yang diolah dan dijual kembali menjadi oli baru (oli palsu)

  • Cokelat kekuningan

Warna oli menjadi cokelat kekuningan biasanya akan terjadi jika sudah digunakan. Namun, jika warnanya masih seperti ini, kualitas oli masih cenderung baik. Jadi, tidak perlu dilakukan penggantian. Biasanya oli akan berwarna seperti ini jika penggunaan sudah mencapai 1000km atau lebih.

  • Hitam

Jika oli sudah berwarna seperti ini, sebaiknya mulailah waspada dan mulai atur waktu untuk mengganti oli mesin. Warna oli seperti ini biasanya jika penggunaan mobil sudah hampir mencapai 5000km. Oli masih dapat berfungsi untuk melumasi mesin, namun tidak maksimal.

  • Hitam pekat

Nah, kalau warna oli sudah seperti ini, artinya Anda benar-benar harus melakukan penggantian oli mesin. Pada kondisi ini, oli bisa dikatakan tidak lagi mampu untuk menjalankan fungsinya dengan baik sebagai pelumas. Tidak lagi mampu untuk mengurangi gesekan pada mesin, dan jika dibiarkan terus dapat beresiko merusak mesin mobil.

  • Putih susu

Untuk kondisi ini, sebenarnya bisa dikatakan masalah bukan terjadi pada oli Anda, namun terjadi pada kondisi mesin mobil Anda. Karena, oli akan berubah warna menjadi putih jika tercampur dengan air. Artinya, terdapat sebuah kebocoran pada mesin mobil yang membuat air dapat bercampur dengan oli. Jika sudah begini, sebaiknya konsultasikan pada ahlinya untuk dianalisa, komponen apa saja yang perlu melakukan penggantian. (Vita)

Leave a Reply