Miscarriage, Late Miscarriage dan Stillborn Baby

Ketiga istilah yang menjadi judul artikel ini adalah 3 hal yang sangat ditakutkan oleh calon orangtua, yaitu berkaitan dengan keguguran. Meskipun hasil akhir dari ketiga istilah ini sama, namun ada perbedaan mendasar dari ketiganya, yaitu waktu terjadinya keguguran tersebut. Berikut ini adalah penjelasan detail mengenai ketiga istilah tersebut:

  • Miscarriage

Beberapa ahli kesehatan menyebut istilah ini dengan spontaneous abortion atau aborsi spontan. Istilah ini
digunakan untuk keguguran yang dialami ketika kandungan masih berusia dini, atau berada dalam trimester pertama hingga tengah trimester kedua Miscarriage, Late Miscarriage dan Stillborn Baby(sebelum kandungan berusia 20 minggu). Meskipun disebut aborsi, namun meninggalnya bayi dalam kandungan ini terjadi secara alami, bukan karena faktor sengaja menggugurkan kandungannya. Bahkan, pada beberapa kasus seorang wanita bisa saja mengalami ini sebelum mengetahui bahwa dirinya sedang hamil.

Sekitar 50% hingga 70% orang yang mengalami hal ini ditrimester pertama kehamilan disebabkan karena adanya kelainan kromosom dalam sel telur yang dibuahi, akibatnya janin tidak dapat berkembang dengan sempurna. Sisanya, disebabkan karena berbagai faktor lain. Karena sebagian besar keguguran terjadi pada masa awal kehamilan, karena itulah masa ini dianggap sebagai masa yang paling rawan dan dibutuhkan perhatian serta penjagaan ekstra.

  • Late miscarriage

Istilah ini digunakan untuk wanita yang mengalami keguguran pada usia kandungan antara 12 hingga 24 minggu (trimester kedua). Hal ini termasuk jarang terjadi, dan diperkirakan hanya 1 atau 2 orang dari 100 kehamilan yang mengalami hal ini. Beberapa tanda calon ibu mengalami hal ini yaitu terjadinya pendarahan dan kontraksi yang hebat hingga terasa kram. Pendarahan yang semakin parah bisa terus terjadi hingga menyebabkan pembekuan darah. Selain itu, mulai berkurangnya atau terhentinya gerakan dari dalam janin. Jika berbagai tanda ini mulai dirasakan, maka sebaiknya  calon ibu tersebut segera mengonsultasikannya kepada dokter kandung.

Setelah dipastikan mengalami late miscarriage, maka dokter akan memberikan pilihan bergantung pada kondisi kesehatan calon ibu tersebut. Pilihan pertama yaitu segera melakukan induksi, atau yang kedua menunggu calon ibu mengalami kontraksi secara alami untuk mengeluarkan bayi dari dalam kandungan.

  • Stillborn baby

Hal ini adalah hal yang sangat menyedihkan dan tidak jarang membuat calon orangtua merasa tertekan saat mengalami hal ini, yaitu keguguran pada masa trimester ketiga (24 minggu hingga menjelang hari kelahiran). Calon ibu yang mengalami stillborn baby biasanya tidak mengalami gejala apapun, hanya merasakan bahwa bayi dalam kandungannya tidak lagi aktif bergerak. Saat mengalami hal ini dan mengonsultasikannya, dokter akan memeriksa detak jantung bayi dalam kandungan. Jika tidak terdengar detak jantung, maka akan dilanjutkan dengan uji ultrasound untuk memastikan kondisi bayi. Jika sudah dipastikan calon ibu mengalami hal ini, maka pemeriksaan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan darah dan kromosom.

Calon ibu yang mengalami hal ini, akan ditawarkan 2 pilihan untuk mengeluarkan bayi dalam kandungannya, yaitu segera dikeluarkan atau menunggu beberapa saat hingga calon ibu tersebut siap dan telah menerima kondisi ini. Namun, pilihan kedua hanya diberikan jika kondisinya memungkinkan. Ada beberapa penyebab terjadinya stillborn baby, antara lainn adanya masalah pada plasenta, infeksi, faktor genetik, kesehatan ibu, usia, dan gaya hidup sebelum dan selama masa kehamilan.

Apapun istilahnya, namun keguguran tetap saja hal yang sangat menyedihkan dan berat bagi calon orangtua. Menerapkan gaya hidup sehat dan memeriksakan kandungan secara rutin diharapkan dapat membantu calon ibu untuk menghindar dari kondisi keguguran ini. (Vita)

 

Source:

http://www.babycenter.com/0_miscarriage-the-signs-causes-treatment-and-how-to-cope_252.bc

http://www.babycentre.co.uk/a1014800/when-a-baby-is-stillborn

http://www.babycentre.co.uk/a1014773/understanding-late-miscarriage

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *