mesin diesel

Mengenal 2 Jenis Bahan Bakar Mesin Diesel

Ketika Anda mendengar kata “mesin diesel” mungkin yang Anda akan langsung teringat dengan solar. Hal ini wajar mengingat solar merupakan bahan bakar utama yang sering digunakan untuk mesin jenis ini. Dulu cukup banyak kendaraan yang menggunakan mesin jenis ini, namun semakin ke sini jumlahnya semakin berkurang. Meskipun begitu, bukan berarti distributor solar tidak lagi dibutuhkan. Sebab masih ada saja pemilik kendaraan lama yang mobilnya menggunakan mesin diesel. Tidak hanya itu, bus dan truk juga masih membutuhkan solar sebagai bahan bakarnya.

mesin diesel
Source: auto.howstuffworks

Memang solar adalah bahan bakar utama untuk mesin diesel, namun saat ini mulai banyak mesin diesel yang lebih memilih bahan bakar lain yaitu biodiesel. Mungkin saat ini Anda masih bingung, apa sih perbedaan keduanya? Mengapa banyak yang beralih ke biodiesel dan meninggalkan solar? Tenang saja, karena kali ini kita akan membahasnya. (sc: amazine.co)

  • Solar

Solar merupakan salah satu sumber energi yang tidak dapat diperbaharui. Berasal dari minyak bumi dan pembuatannya melalui proses pemisahan, konversi, dan pemurnian. Saat proses pemisahan, minyak bumi yang masih mentah mengalami proses distilasi fraksional. Pemisahan minyak ini akan bergantung pada titik didih masing-masing, dan senyawa yang memiliki titik didih rendah akan berada di bagian paling atas. Proses ini menghasilkan berbagai jenis bahan bakar minyak, seperti solar, bensin, minyak pelumas, dan lainnya.

Solar sering juga dikatakan sebagai bahan bakar fosil dan bisa digunakan pada mesin diesel keluaran tahun berapapun, baik mesin baru maupun lama. Cara menilai kualitas solar yang efektif adalah solar yang mudah terbakar dan kekentalannya pas. Sayangnya hasil pembakaran mesin diesel dengan solar ini sangat berbahaya bagi lingkungan karena melepaskan emisi sulfur yang tinggi.

  • Biodiesel

Biodiesel adalah bahan bakar cair yang terbuat dari minyak sayuran, minyak goreng daur ulang, dan lemak hewan. Proses pembuatannya melibatkan proses kimia yang memisahkan gliserin dari bahan utama yang telah disebutkan. Subtansi hasil pemisahan dengan gliserin inilah yang kemudian dikenal dengan nama metil ester yang merupakan nama kimia untuk biodiesel.

Biodiesel memiliki hasil pembakaran yang jauh lebih bersih dibandingkan dengan solar, sehingga tidak berkontribusi signifikan terhadap pemanasan global. Membuat mesin lebih awet dan memiliki sifat pelumas sehingga dapat membersihkan bagian mesin dari kotoran. Sayangnya tidak semua SPBU memiliki biodiesel dan tidak bisa digunakan pada semua mesin diesel (mesin diesel yang diproduksi sebelum tahun 1992).

Setelah membaca penjelasan di atas, bagi Anda yang memiliki kendaraan dengan mesin diesel sudah tahu dong sebaiknya memilih yang mana untuk bahan bakar kendaraan Anda? (Vita)

2 thoughts on “Mengenal 2 Jenis Bahan Bakar Mesin Diesel

    1. Hai, terima kasih untuk komennya.

      Membuat biodiesel sendiri di rumah bisa saja dilakukan, tapi cukup berisiko. Karena melibatkan berbagai zat kimia dan juga bahan mudah terbakar. Jadi ada baiknya jika tidak dilakukan.

      Semoga membantu. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *