Masalah Kesehatan pada Bayi yang Baru Lahir

Bunda pasti ingin dong memiliki bayi sehat dan tidak mengalami masalah kesehatan apapun? Baik ketika baru lahir, ataupun ketika bayi mulai tumbuh dan mengenal berbagai hal sekelilingnya. Namun sayangnya, daya tahan tubuh bayi yang masih sangat lemah, khususnya pada masa awal setelah kelahirannya membuat banyak bayi yang harus mengalami masalah kesehatan. Tentunya hal ini akan menjadi hal yang membuat orangtua menjadi sedih, masalah kesehatan pada bayi baru lahirapalagi jika sang bayi harus mengalami perawatan khusus di rumah sakit akibat masalah ini.

Meskipun begitu, sebenarnya orangtua tidak perlu merasa khawatir yang berlebihan dulu, karena ada beberapa masalah kesehatan yang terlihat serius namun sebenarnya tidak separah itu kok. Nah, berikut ini adalah beberapa masalah kesehatan yang sering menyerang bayi yang baru lahir:

  • Kolik

Kondisi ini ditandai dengan bayi yang menangis terus-menerus hingga beberapa jam. Jangan terlalu panik dulu jika hal ini terjadi, cobalah tenang dan cari tahu apa yang sebenarnya diinginkan bayi. Karena bayi hanya bisa berkomunikasi dengan menangis, sehingga tangisan ini bisa menjadi tanda berbagai hal yang diinginkan oleh bayi.

  • Ruam pada kulit

Kulit bayi yang berwarna kemerahan ini bisa terjadi akibat udara yang panas, pemilihan baju yang kurang tepat, atau penggunaan pampers yang terlalu lama dan sering. Jika udara sedang panas, sebaiknya jangan menggunakan baju yang terlalu tertutup pada bayi, dan pilihlan bahan yang cukup adem dan nyaman bagi bayi. Selain itu, jika sedang dirumah sebaiknya hindari penggunaan pampers dan gantilah dengan popok kain.

  • Hipotermia

Masalah hipotermia tidak hanya bisa terjadi pada orang yang tinggal di kutub utara atau di daerah bersuhu rendah saja, tetapi juga bisa dialami oleh bayi yang baru lahir. Bayi yang lahir dengan berat dibawah normal (kurang dari 2.500 gram)berisiko mengalami masalah ini, ditandai dengan kondisi suhu tubuh bayi yang berada di bawah 39,5 derajat Celcius. Penanganan awal untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan memeluk bayi dan menciptakan suasana hangat disekitar bayi.

  • Infeksi tali pusat

Tali pusat harus selalu dijaga kebersihannya, namun cukup dengan melapnya dengan air hangat dan sabun, kemudian mengeringkannya. Membersihkan tali pusat dengan alkohol, antiseptik atau cairan lain hanya akan membuatnya beresiko mengalami infeksi. Hindari juga menaburkan bedak bayi atau bubuk lainnya di sekitar tali pusat bayi, untuk menghindari infeksi.

  • Diare

Bayi yang baru lahir umum mengalami diare, hal ini disebabkan karena bawaan lahir atau sisa-sisa makanan dari plasenta. Namun, kondisi ini akan semakin membaik seiring bertambahnya usia bayi. Tetap berikan ASI untuk meningkatkan daya tahan tubuh bayi.

Meskipun berbagai masalah kesehatan tersebut biasa terjadi, namun jika kondisinya cukup parah atau berlangsung cukup lama, sebaiknya segera periksakan kesehatan anak ke dokter anak. Selain itu, menghindari beberapa kesalahan yang dilakukan pada bayi yang baru lahir juga dapat menghindarkan bayi dari masalah kesehatan yang mungkin terjadi. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *