Lakukan Rotasi Ban Secara Berkala

Sudah punya mobil, jangan cuma tahu bagaimana cara mengendarainya saja, tetapi juga harus tahu bagaimana cara perawatannya. Pastinya tidak mau dong, mobil yang baru dibeli

Lakukan Rotasi Ban Secara Berkala
Source: www.yokohamatire.ph

beberapa bulan sudah mengalami kerusakan karena tidak dirawat dengan baik. Yah, mungkin beberapa dari kamu sudah cukup paham dengan perawatan standar, misalnya memilih bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan mobil, mengganti oli dengan oli mobil terbaik, dan beberapa perawatan standar lainnya.

Namun, sebenarnya perawatan mobil itu tidak cuma terbatas pada perawatan standar itu saja lho. Sebab, ada banyak sekali komponen pada mobil yang juga membutuhkan perawatan. Sayangnya, beberapa hal berikut ini justru sering terabaikan begitu saja, salah satunya yaitu perawatan pada ban.

Perawatan apa yang sering kamu lakukan pada ban? Hmm… Mungkin kamu akan menjawabnya dengan mengganti ban saat kembang sudah tipis, menjaga tekanan ban, atau membersihkannya secara berkala. Memang beberapa hal yang telah disebutkan termasuk ke dalam perawatan ban. Akan tetapi, tahu nggak sih kalau ada satu perawatan lagi yang sebenarnya sangat penting tapi sering terlupakan? Perawatan yang dimaksud yaitu, melakukan rotasi ban secara berkala.

Yap, kegiatan ini wajib sekali dilakukan jika kamu ingin menjaga ban agar lebih awet. Mengapa demikian? Sebab, beban pada ban akan berbeda pada setiap sisinya. Hal ini menjadi salah satu penyebab, mengapa kembang pada ban terkadang habis secara tidak merata. Dengan melakukan rotasi ban, maka beban ini akan terus berputar sehingga kembang pada ban cenderung lebih awet dan habis merata.

Untuk proses rotasi ban ini sendiri juga tidak bisa kamu lakukan secara sembarangan, sebab kamu harus melihat terlebih dahulu jenis ban yang digunakan sebelum menentukan arah rotasi. Untuk ban yang berjenis directional (ditandai dengan adanya tulisan outside dan inside), maka rotasi ini hanya boleh dilakukan secara vertikal saja. Artinya, ban depan kanan ditukar dengan ban belakang kanan, dan ban depan kiri ditukar dengan ban belakang kiri. Sementara itu, untuk ban yang berjenis umum (bukan directional), maka arah rotasi dapat dilakukan secara vertikal dan diagonal. Artinya, ban depan kanan ditukar dengan ban belakang kiri, dan ban depan kiri ditukar dengan ban belakang kanan.

Proses rotasi ini harus kamu lakukan setidaknya setelah mobil digunakan dalam jarak tempuh 10.000Km. Selain itu, rotasi ban ini tidak hanya berlaku untuk ban yang sedang digunakan saja loh, tetapi juga berlaku untuk ban serep. Jadi, sesekali kamu harus menggunakan ban yang sedang digunakan dengan ban serep yah.

Oke, sekian dulu informasinya. Jangn sampai lupa untuk melakukan rotasi ban ini ya, supaya kondisi ban mobil tetap prima dan siap digunakan untuk menempuh perjalanan. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *