Kenali Penyebab Keguguran Pada Trimester Pertama Kehamilan

Ada sebuah berita yang paling ditakutkan oleh ibu hamil, yaitu keguguran. Apalagi jika kehamilan ini adalah sesuatu yang sudah ditunggu lama. Sayangnya, keguguran adalah satu hal yang cukup sulit dicegah, khususnya ketika usia masih berada pada trimester pertama. Bahkan kondisi mual dan muntah (morning sickness) di masa kehamilan yang umum dialami Ibu bisa berbahaya jika terjadi secara berlebihan hingga menyebabkan hyperemesis gravidarum. Itulah sebabnya Ibu harus mengetahui cara mengatasi mual saat hamil agar kondisi tersebut tidak terjadi.

keguguran
Source: babygaga

Mengapa keguguran pada trimester pertama ini dikatakan sulit dicegah? Sebab beberapa penyebabnya termasuk kategori yang tidak dapat dimodifikasi, di antaranya:

  1. Kelainan kromosom

Masalah ini umumnya terjadi pada awal sekali kehamilan, yaitu pada saat proses pembuahan terjadi. Biasanya disebabkan karena sel telur ataupun sperma yang masuk memiliki jumlah kromosom yang salah sehingga proses pembuahan tidak berjalan lancar dan janin tidak dapat berkembang. Karena keguguran ini terjadi pada masa awal, sehingga banyak ibu hamil yang bahkan sudah mengalami keguguran sebelum dirinya mengetahui bahwa sedang hamil.

  1. Rahim yang lemah

Ada beberapa wanita yang memiliki rahim yang lemah sehingga dinding rahim tidak kuat untuk menahan berat embrio yang semakin berkembang. Akibatnya embrio menjadi rentan untuk jatuh dan menyebabkan Ibu mengalami keguguran. Untuk mengatasi hal ini, dokter akan meminta ibu hamil untuk melakukan bedrest total. Bahkan dalam kondisi yang parah, ibu hamil tidak diijinkan berjalan kecuali jika ingin ke kamar mandi. Sebab berjalan akan membuat embrio bergerak dan lebih berisiko jatuh. Ketika usia kandungan mulai memasuki 22 minggu, barulah ibu hamil mulai bisa beraktivitas sedikit demi sedikit.

  1. Kesehatan Ibu

Ada beberapa penyakit yang bisa menyebabkan Ibu rentan mengalami keguguran pada trimester pertama kehamilan, misalnya seperti hipertensi dan diabetes. Selain itu, Ibu yang terserang infeksi pada saat kehamilan juga rentan mengalami keguguran atau cacat janin.

  1. Belum mengetahui kehamilan

Ini adalah hal yang cukup umum terjadi. Penyebabnya adalah Ibu belum mengetahui dirinya hamil sehingga belum memedulikan bagaimana penjagaan janin yang baik. Akibatnya kebutuhan nutrisi belum terpenuhi, Ibu masih beraktivitas dengan bebas, dan berbagai hal lain yang sebenarnya aman dilakukan namun tidak baik untuk ibu hamil.

Memang menghindari keguguran ini tidak mudah, namun bukan berarti tidak mungkin. Segera konsultasikan pada dokter kandungan ketika menemukan adanya masalah pada kandungan dan menjaga pola hidup sehat pada masa persiapan kehamilan. Dengan begitu, kebutuhan nutrisi akan selalu terpenuhi meskipun saat itu Ibu belum menyadari kehamilan. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *