Kelebihan dan kekurangan Fiber Optic

Fiber optic adalah sebuah materi yang terbuat dari serat kaca dan memiliki diameter kurang dari 120 micrometer atau hampir setara dengan sehelai rambut. Meskipun ukurannya sanngat kecil, namun internet fiber optic yang menggunakan material ini sebagai penghantarnya saat ini memiliki koneksi paling stabil jika dibandingkan dengan internet kabel biasa. Hal ini disebabkan karena material ini mampu untuk menghantarkan jauh lebih banyak sinyal dalam bentuk cahaya dengan jarak yang cukup jauh, bisa mencapai 50 kilometer tanpa bantuan penguat sinyal.

Fiber optic
Source: fasttrack.inc

Pemanfaatan material ini sebagai penghantar sinyal untuk koneksi, tentu saja berkaitan erat dengan kelebihan yang dimiliki oleh material ini. Selain dari yang telah disebutkan di atas, masih ada beberapa kelebihan lainnya, yaitu:

  • Fiber optic memiliki bandwidth atau pita frekuensi yang lebar. Hal ini membuat fiber optic mampu untuk menyalurkan data dalam jumlah lebih banyak dari kabel biasa dan dengan kecepatan tinggi pula. Kecepatannya ini bahkan bisa mencapai Gbps (Gigabyte/s).
  • Ukurannya kecil dan ringan, sehingga tidak membutuhkan banyak tempat.
  • Fiber optic terbuat dari kaca atau plastik yang bersifat isolator (bukan penghantar listrik), sehingga tidak akan terpengaruh oleh sinyal elektromagnetik ataupun radio. Hal ini menyebabkan gangguan yang dialami akan lebih sedikit dibanding kabel biasa.
  • Aman dari korsleting karena material ini bukanlah penghantar arus listrik. Dengan begitu material ini aman dari resiko terbakar.
  • Membutuhkan biaya yang rendah dan perawatannya juga tidak terlalu sulit.
  • Sistemnya dapat diandalkan dan bertahan lama, yaitu sekitar 20-30 tahun.

Nah, tentu saja tidak ada apapun yang hanya memiliki kelebihan saja. Termasuk juga fiber optic yang tetap saja memiliki beberapa kelemahan seperti berikut ini:

  • Konstruksi fiber optic terbilang cukup lemah, sehingga membutuhkan sebuah lapisan untuk melindungi optic ini.
  • Karakteristik transmisi yang dapat berubah ketika terjadi tekanan dari luar secara berlebihan.
  • Karena bersifat isolator dan tidak dapat dialiri listrik, maka tidak dapat menjadi sumber listrik untuk repeater yang dipasang setiap 50 – 100 km.
  • Harga fiber optic pada awalnya akan cukup tinggi bila dibandingkan dengan kabel lainnya.
  • Fiber optic tidak bisa dipasang pada area dengan lekukan 45 derajat atau kurang. Sebab transmisi menggunakan cahaya, dan lekukan yang terlalu tajam bisa berakibat pada bocornya fiber optic dan mengumpulnya cahaya pada area lekukan tersebut. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *