Film Horror Jepang dan Korea yang Memiliki Makna

Gak tau kenapa, tapi tiba-tiba tertarik mau ngebahas beberapa film horor Jepang dan Korea yang pernah di tonton. Setelah nulis film Jepang bertema detektif dan film jepang paling sedih, tema horor jadi tema yang paling menarik buat di bahas. Tapi, berhubung aku bukan orang yang pemberani alias penakut, jadi memang gak banyak sih film horor yang pernah di tonton. Beberapa diantaranya juga udah lupa (emang sengaja dilupain sih, biar gak kebayang terus). Nah, untuk film yang mau dibahas ini, adalah 2 film horor yang aku inget terus dan menurut ku gak cuma sekedar film horror biasa, karena ada suatu makna yang bisa kita ambil dalam ceritanya. Film Horror Jepang dan Korea yang Memiliki Makna

Daripada kelamaan, mending langsung bahas aja deh… (Fyi: ini agak spoiler yah, jadi jangan protes karna udah dikasih peringatan sebelumnya 😀 )

  • Dark water (Jepang)

Judul film ini lebih tepat jika diartikan “air keruh” ke dalam bahasa Indonesia, karena memang pada beberapa adegannya memperlihatkan hantu yang keluar dari air keruh. Film ini sendiri menceritakan tentang seorang ibu bernama Yoshimi Matsubara yang baru saja tinggal di apartemen barunya bersama putri kecilnya yang bernama Ikuko Matsubara yang masih berusia enam tahun. Sejak kepindahannya, baik Yoshimi maupun Ikuko mulai mengalami berbagai hal aneh yang terkait dengan air. Sementara itu, Yoshimi juga masih harus menghadapi mantan suaminya terkait dengan hak asuh Ikuko setelah perceraian mereka.

Mengapa film ini memiliki makna? Karena dalam film ini, akan digambarkan sosok seorang anak yang mengalami nasib menyedihkan akibat diabaikan oleh orangtuanya. Anak ini selalu bermain sendiri tanpa pengawasan orangtuanya, hingga akhirnya meninggal ketika tanpa sengaja masuk kedalam tempat penampungan air. Anak ini, sebelumnya tinggal dikamar tempat dan ikuko berada, karena itulah arwah anak ini terus menghantui mereka berdua. Hanya satu yang diinginkan oleh arwah anak ini, yaitu ingin disayangi oleh ibunya seperti Yoshimi menyayangi Ikuko. Bagaimanapun caranya, dia harus bisa merebut Yoshimi dari Ikuko dan menjadikan Yoshimi ibunya.

  • Don’t Click (Korea)

Kalau yang pernah menonton film Ring, mungkin akan mengira bahwa film ini sejenis dengan film Ring. Namun, sebenarnya ada perbedaan dalam film ini. Meskipun sama-sama menceritakan sebuah video yang akan membuat orang yang menontonnya meninggal, namun ada alasan jelas dibalik semuanya. Dalam film ini digambarkan bagaimana depresinya seorang anak remaja akibat menerima bully dari masyarakat, meskipun hanya melalui
chatting. Bully yang terjadi akibat sebuah kesalahpahaman ini membuat remaja ini putus asa dan akhirnya memutuskan untuk bunuh diri. Dia merekam semua yang dilakukannya sebelum bunuh diri, termasuk ketika dia melakukan ritual yang membuatnya dapat membalas dendam pada seluruh pihak yang membully-nya. Melalui video tersebut, korbanpun mulai berjatuhan.

Nah, menurutku sih Cuma dua film ini yang bener-bener gak sekedar film horor, tapi memiliki makna dalam ceritanya. Ada yang berminat menambahkan? (Vita)

Leave a Reply