Bisakah Hamil Kedua Disaat Sedang Hamil?

Membaca judulnya, mungkin Anda belum mengerti apa yang dimaksud oleh judul tersebut. Maksudnya adalah kondisi dimana Anda mengalami kehamilan kedua disaat Anda sedang hamil. Loh kok bisa? Yap, kondisi ini memang bisa terjadi meskipun tergolong langka. Dan tidak perlu takut jika Anda mengalaminya karena pada dasarnya kehamilan ini mirip hamil kembar. Jadi perawatan kehamilannya juga sama saja, yaitu memenuhi nutrisi dengan konsumsi makanan sehat dan meminum susu UHT untuk ibu hamil secara rutin. Jangan lupa untuk memerhatikan hal penting saat membeli susu hamil di supermarket agar seluruh kebutuhan nutrisi dapat terpenuhi. Khususnya untuk kondisi kehamilan seperti ini.

wanita hamil
Source: mypregnanthealth

Fenomena ini disebut dengan superfetation atau superfetasi, yaitu ketika wanita yang sedang hamil kembali melepaskan sel telur beberapa minggu setelah kehamilannya. Sel telur ini kemudian dibuahi dan terjadilah kehamilan kedua. Kehamilan seperti ini tidak hanya terjadi di luar negeri saja. Berdasarkan tulisan dalam situs kompas, pada tahun 2016 yang lalu seorang ibu di Sulawesi Barat melahirkan 2 anak dalam jangka waktu 2 bulan. Ibu bernama Anissa ini melahirkan anak pertama di Rumah Sakit Bersalin Polewali Mandar dan melakukan persalinan kedua dengan bantuan dukun melahirkan.

Seorang dokter kandungan di Marquette General Hospital, Connie Hedmark, mengatakan bahwa dalam kondisi normal hal seperti ini seharusnya tidak terjadi. Sebab hormon kehamilan seharusnya menutup sistem produksi sel telur ini ketika seorang wanita sedang hamil. Itulah sebabnya fenomena superfetation adalah sesuatu yang sangat luar biasa.

Sampai saat ini belum ada yang bisa menjelaskan dengan pasti mengapa fenomena ini bisa terjadi. Akan tetapi menurut pendapat seorang ahli pengobatan reproduksi, Karen Boyle, fenomena ini bisa terjadi saat implantasi embrio pertama tertunda sehingga menunda terjadinya perubahan hormon.

Dulu kehamilan seperti ini hanya akan terdeteksi sebagai bayi kembar biasa dan baru akan diketahui adanya perbedaan usia setelah bayi dilahirkan. Tentunya hal ini sangat berbahaya karena diantara kedua janin, hanya ada satu janin yang berusia penuh. Sehingga jika dilahirkan bersamaan secara otomatis janin satunya akan lahir prematur. Namun dengan kecanggihan teknologi saat ini, USG sudah bisa mendeteksi adanya fenomena ini dalam kehamilan. Sehingga dapat segera direncanakan proses kelaahirannya agar tidak membahayakan salah satu janin. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *