Amankah Mengonsumsi Obat Herbal?

Obat herbal masih sangat dipercaya oleh masyarakan ampuh untuk mengobati berbagai macam penyakit. Tidak hanya itu, banyak juga orang yang rutin mengonsumsi obat herbal daya tahan tubuh ketika sedang tidak sakit, dengan tujuan meningkatkan daya tahan tubuhnya agar tidak jatuh sakit. Apalagi ketika sedang banyak kegiatan.

obat herbal
Source: threesixtygh

Namun, apakah aman mengonsumsi obat herbal secara rutin? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya jika kita bahas terlebih dahulu mengenai obat herbal.

Obat herbal adalah obat-obatan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan alami yang memang dipercaya memiliki manfaat untuk keesehatan. Bagian tumbuhan yang diambil bisa berbeda sesuai dengan kebutuhan, misalnya akar, bunga, daun, atau batang. Bahkan, beberapa obat herbal memiliki aturan tertentu mengenai bahan dasar pembuatannya. Misalnya seperti daun harus berumur sekitar 3-5 hari karena masih mengandung senyawa tertentu yang bermanfaat, atau aturan lainnya. Berbagai aturan inilah yang membuat banyak orang yang lebih suka membeli obat herbal daripada membuatnya sendiri.

Meskipun begitu, bukan berarti dengan membeli sudah pasti aman. Menurut Prof. Maksum Radji, Guru Besar Tetap Ilmu Farmasi Universitas Indonesia dalam situs Hellosehat, agar sebuah obat herbal dapat dinyatakan aman wajib untuk dilakukan uji klinis terlebih dahulu. Sayangnya, banyak obat herbal yang beredar di Indonesia merupakan produk tradisional yang didasarkan pada kepercayaan turun temurun. Misalnya saja seperti ramuan jamu yang cukup sering dijadikan obat untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

Tidak hanya itu saja, jamu-jamu bisa memberikan efek yang berbeda pada setiap orang tergantung kondisi orang tersebut. Misalnya seperti temulawak yang bermanfaat untuk peningkat nafsu makan, ternyata juga memiliki fungsi sebagai pengencer darah. Untuk seseorang yang sedang mengonsumsi obat dengan efek sejenis tidak boleh mengonsumsi temulawak karena dapat menyebabkan pendarahan hebat. Hal yang sama untuk manfaat ekstrak akar pasak bumi bagi pria, semuanya tergantung kodisi orang tersebut.

Lalu, apa itu artinya kita tidak boleh mengonsumsi obat herbal?

Sebenarnya, saat ini sudah cukup banyak obat herbal yang telah melalui uji klinis terlebih dahulu yang ditandai dengan adanya izin dari BPOM. Obat herbal yang telah memiliki izin, akan mencantumkan semua bahan yang digunakan untuk pembuatannya dalam kemasan produk. Anda bisa memerhatikan komposisi obat tersebut untuk melihat apakah ada bahan yang akan berdampak buruk pada kesehatan Anda. Pastikan juga Anda mengonsumsi dalam jumlah sesuai dosis yang disarankan. Selain itu, akan lebih baik jika Anda mengonsultasikan kesehatan Anda dan obat herbal yang akan dikonsumsi pada dokter yang menangani penyakit Anda. (Vita)

1 thought on “Amankah Mengonsumsi Obat Herbal?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *