4 Komponen Motor Matic yang Mudah Rusak

Perawatan motor matic saat ini tergolong tidak ribet dan setara dengan motor manual, salah satunya yang penting adalah mengetahui cara memilih oli untuk motor matic Anda. Namun, bukan berarti hanya dengan melakukan ganti oli motor matic secara rutin saja, sudah bisa membuat kendaraan kesayangan Anda aman dari kerusakan. Setidaknya, kamu harus mengetahui komponen apa saja yang ada pada motor matic, yang rentan terhadap kerusakan. Dengan begitu, kamu bisa melakukan penjagaan ekstra atau melakukan pengecekan rutin terhadap komponen ini sebelum kerusakannya memengaruhi komponen lain. Berikut ini, adalah 4 komponen yang dimaksud berdasarkan situs solopos:

mesin motor matic
Source: wikipedia
  1. Drive belt

Drive belt atau V-belt merupakan komponen yang bertugas untuk meneruskan putaran pulley bagian depan (engine) menuju pulley bagian belakang (roda). Fungsinya mirip seperti rantai, namun memiliki bentuk yang menyerupai sabuk dengan bahan karet. Sebenarnya, melakukan perawatan pada komponen ini tidaklah sulit, cukup dengan memberikan minyak pelumas secara berkala. Sayangnya, pada motor matic komponen ini tertutup sehingga sulit untuk diberikan pelumas. Jadi, cara yang bisa kamu lakukan adalah melakukan service secara rutin dan mengganti komponen ini sesuai dengan petunjuk yang ada pada buku panduan.

  1. Ban

Pasti sudah tahu dong fungsi dari komponen ini? Sebenarnya, kerusakan ban akan sangat bergantung pada kualitas dari ban, dan juga bagaimana kondisi jaan yang sering kamu tempuh. Misalnya, jika kamu sering menempuh perjalanan dengan kondisi jalan penuh bebatuan yang cukup tajam, maka hal ini jelas akan lebih mempercepat kerusakan atau meningkatkan risiko bocor. Selain itu, ukuran ban motor matic yang lebih kecil daripada motor manual membuatnya berputar lebih banyak, sehingga akan semakin mempercepat keausan.

  1. Rem

Rem merupakan komponen yang sangat penting bagi setiap kendaraan. Namun, pada motor matic, komponen ini memiliki peran yang jauh lebih penting. Sebab, untuk dapat mengurangi laju kendaraan hingga berhenti, motor akan sangat bergantung pada rem. Hal ini akan membuat kampas rem menjadi lebih cepat tipis dibandingkan dengan kondisi normal.

  1. Kopling

Loh, memang matic ada koplingnya? Jelas saja ada, hanya saja kopling ini bersifat otomatis. Kopling pada motor matic adalah kopling ganda yang bersifat kering dan berada di box CVT. Seringkali, kopling ini tidak dapat berfungsi maksimal karena terlalu banyak debu yang menempel pada bagian kampas dan mangkuk kopling.

Dengan mengetahui hal di atas, pastikan untuk memperhatikan kondisi komponen tersebut sebelum bepergian. Khususnya jika kamu akan melakukan perjalanan jarak jauh di malam hari. Agar perjalananmu lancar dan tidak mengalami masalah akibat kerusakan pada salah satu dari keempat komponen di atas. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *